![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Barat Daya (Abdya) Gusvizarni, SPd saat memberikan sambutan diacara penutupan ISSAC II yang di laksanakan oleh MTsN 4 Kamis (16/2/2023) |
ABDYA, News Citra Aceh - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Barat Daya (Abdya) Gusvizarni, SPd menghadiri acara penutupan Islamic, Sport, Science, And ART Cometition (ISSAC) II yang di laksanakan oleh MTsN 4 secara resmi ditutup langsung Kadisdikbud Abdya. Kamis (16/2/2023)
Dikesempatan itu, Kadisdikbud Abdya Gusvizarni yang baru dilantik ,Rabu (15/2/2023) oleh PJ Bupati Darmansah,itu menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kepala kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Abdya Dr. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd, dan dirinya mengaku hadir diacara penutupan ISSAC II ini melalui telfon dari Kankemenag.
"Kita dengar isu-isu bahwa ada kegiatan dari kantor Kemenag ini jenjangnya saya tidak sebutkan, bahwa tidak hadir yang mewakili dinas pendidikan yaitu sekolahnya kami mohon maaf, pada kesempatan ini sekalilagi mohon maaf saya rasa itu hanya karena kurangnya komunikasi," ucap Gusvizarni.
Seterusnya, Gusvizarni mengatakan, Insya Allah akan berkomunikasi dengan baik kepada sekolah-sekolah supaya kedepan mereka tidak salah pengertian dengan acara seperti ini, karena di balik ini semua program sekolah-sekolah itu seperti menabur gula sehingga semutnya datang menurutnya, apalagi proses pendaftaran siswa baru mulai dilaksanakan. Nah kegiatan ini salah satu daya tariknya.
"Jadi Inilah tugas bersama untuk memberikan pengertian sehingg nanti mereka juga menabur gula di sekolahnya, karena kita harus bersaing sehat di era seperti ini," sebut Kadis.
Namun demikian, Kadisdikbud Abdya Gusvizarni juga menyukai dengan kegiatan yang sudah dilakukan oleh Kementerian Agama. Kemudian dirinya juga berharap untuk bersama-sama ikut bersaing dengan positif.
"Inilah yang diinginkan dari Kepala Kantor Kemenag, karena disini beliau begitu mengingatkan saya untuk hadir ke sini, jadi beliau juga tahu saya akan gigih dalam hal itu, jadi Insya Allah kalau mereka-mereka ini sudah menabur gula silakan nanti kita lihat siapa yang banyak datang semut kalau semut nya banyak pasti sekolah itu makmur," imbuhnya.
Kemudian, Gusvizarni, meminta tolong juga dari Kementerian Agama kalau siswanya sudah banyak sekali jangan dipaksa semua ke sini dan dibuat tes tapi dihadirkan lagi kelas baru.
"Saya minta tolong kalau sudah terlalu rame jangan dipaksakan kadang-kadang di situ buat mereka marah, jadi kita kerja sama kalau jumlah siswanya sudah cukup stop kasih sama tetangga lihat zona, mudah-mudahan MTsN 4 ini terus berkarya dan menyusul sekolah-sekolah lain," pungkasnya. (Nazli)
