Banda Aceh, News Citra Aceh – Menyemarakkan gelaran Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat mulai 12 Juni hingga 20 Juli mendatang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mengagendakan kegiatan nonton bareng (nobar) di kantor pusatnya di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh.
Bagian bawah tanah atau basement kantor PWI Aceh pun disulap menjadi tempat nyaman untuk menyaksikan pertandingan sekaligus menjadi ruang interaksi bagi wartawan dan pecinta sepak bola. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana memeriahkan pesta sepak bola dunia sekaligus mempererat kebersamaan di kalangan insan pers.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menjelaskan kegiatan ini murni bertujuan membangun kekompakan dan mempererat ukhuwah antarsesama wartawan. Menurutnya, sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Kegiatan nobar ini tidak bersifat komersial. Kami hanya ingin menyediakan ruang berkumpul agar rekan-rekan wartawan bisa menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 bersama-sama, sekaligus memperkuat persaudaraan,” ujar Nasir.
Ia menambahkan, tingginya mobilitas profesi wartawan sering kali menyempitkan kesempatan untuk berkumpul. Oleh karena itu, kegiatan sederhana seperti ini dinilai efektif menjaga komunikasi dan kekompakan, sekaligus menjadi wadah bertukar informasi dan pengalaman seputar dunia jurnalistik dalam suasana yang santai.
“Suasana yang akrab dan tidak formal ini kami harapkan dapat memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan di kalangan wartawan Aceh,” tegasnya.
PWI Aceh berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan pada momen-momen penting lainnya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Melalui kebersamaan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin baik dalam menjalankan tugas jurnalistik dan menyajikan informasi berkualitas bagi masyarakat luas.
“Olahraga bukan sekadar hiburan, tapi juga media pemersatu. Kami berharap pengurus dan anggota PWI di seluruh daerah dapat meniru semangat ini untuk mempererat tali silaturahmi,” tutup Nasir. (Jufri).
