ACEH UTARA, News Citra Aceh — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 25 melaksanakan program edukasi kesehatan bagi anak usia dini di TK Negeri Pembina, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam menanamkan budaya hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Program yang diusung berfokus pada dua hal utama, yaitu pentingnya menjaga kesehatan gigi serta tata cara mencuci tangan yang baik dan benar. Melalui pendekatan yang menyenangkan, para mahasiswa berupaya membentuk kesadaran mandiri pada diri setiap anak agar terbiasa menjaga kebersihan tubuh dalam keseharian.
Kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. Kelompok 25 menjalin kerja sama langsung dengan tenaga kesehatan profesional, yaitu dokter gigi Kecamatan Kuta Makmur, drg. Fitri. Kehadiran beliau memberikan bobot materi yang lebih tepat, akurat, sekaligus mudah dipahami oleh para siswa.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang disesuaikan dengan dunia anak-anak. Para siswa diajak berinteraksi, mengenal bagian-bagian gigi, serta memahami dampak buruk jika tidak menjaga kebersihan mulut. Suasana ruang kelas terasa hidup dengan pertanyaan-pertanyaan polos sekaligus antusiasme yang meluap-luap.
Selain teori, para siswa juga diajak mempraktikkan cara menyikat gigi dengan urutan yang benar. Mahasiswa dan dokter gigi membimbing secara langsung, memastikan setiap gerakan dilakukan tepat agar manfaatnya maksimal bagi kesehatan gigi dan gusi mereka.
Pada sesi berikutnya, materi beralih ke kebersihan tangan. Anak-anak diperkenalkan pada momen-momen penting mencuci tangan, yaitu sebelum makan, setelah dari kamar mandi, setelah bermain, serta setelah batuk atau bersin. Pemahaman ini diharapkan menjadi pengingat alami bagi mereka setiap hari.
Tidak hanya mendengarkan, para siswa pun diajak turun ke depan untuk melakukan praktik mencuci tangan bertahap. Mengikuti panduan langkah demi langkah, mereka melatih menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, hingga ujung kuku dengan sabun dan air bersih.
Metode demonstrasi langsung ini membuat kegiatan terasa tidak membosankan. Setiap anak terlihat bersemangat mengikuti instruksi, saling meniru gerakan teman, dan berusaha melakukannya sebaik mungkin. Pembelajaran pun terasa menyenangkan tanpa ada tekanan.
Ketua KKN PPM Unimal Kelompok 25, Ardiansyah, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan sejak dini merupakan fondasi penting bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kebiasaan yang tertanam sejak kecil akan terbawa hingga mereka dewasa nanti.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan kebersihan tangan serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini,” ujar Ardiansyah di sela-sela kegiatan. Ia juga menambahkan bahwa pendidikan kesehatan tidak bisa hanya datang dari satu pihak saja.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari kepala sekolah serta para guru TK Negeri Pembina. Mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang datang tidak hanya sekadar berbakti, tetapi membawa hal-hal berguna yang dapat diterapkan langsung dalam rutinitas sekolah maupun di rumah.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, dan pihak sekolah diharapkan menjadi awal yang baik. Semangat menjaga kebersihan yang hari ini ditanamkan, kelak akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.(Jf).
