![]() |
| (Teks: Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri dapat Penghargaan istimewa malam penganugerahan HAORNAS). |
BANDA ACEH, News Citra Aceh – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Saiful Bahri atau yang akrab disapa Pon Yaya, menerima penghargaan istimewa pada Malam Penganugerahan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa dalam memajukan serta membangun ekosistem olahraga Aceh secara berkelanjutan.
Momen pemberian penghargaan tersebut berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) malam, bertempat di Gedung Hall Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. Acara ini menjadi ajang bergengsi untuk memberikan apresiasi kepada para tokoh, atlet, pelatih, organisasi, dan insan olahraga yang dinilai telah berjasa besar dalam mengembangkan dunia keolahragaan di Tanah Rencong.
Penghargaan yang diterima Pon Yaya bukanlah pemberian biasa, melainkan bentuk penghormatan atas kinerja nyata yang telah ia laksanakan. Ia dinilai berhasil memperkuat sistem pembinaan dan regenerasi atlet Aceh, meningkatkan jenjang penyelenggaraan kompetisi, serta memperbaiki tata kelola organisasi olahraga agar lebih rapi dan profesional.
Selain itu, di bawah kepemimpinannya, KONI Aceh juga memperkuat sinergi yang harmonis antar seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan sekaligus sebagai persiapan matang Provinsi Aceh dalam menghadapi ajang olahraga bergengsi nasional, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada tahun 2028 mendatang.
Pon Yaya juga dinilai telah berhasil membangun fondasi prestasi olahraga yang kokoh dan berkelanjutan bagi generasi atlet Aceh di masa depan. Fokus pada pembinaan sejak usia dini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Usai menerima penghargaan tersebut, Pon Yaya menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh insan olahraga di Aceh. Ia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dan kerja sama dari semua pihak yang mencintai dunia olahraga.
“Alhamdulillah, penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, serta masyarakat Aceh yang terus mendukung kemajuan olahraga. Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, melainkan hasil kerja keras bersama seluruh keluarga besar olahraga Aceh,” ujar Pon Yaya dengan penuh haru.
Bagi dirinya, penghargaan ini bukan sekadar tanda keberhasilan yang sudah lewat, melainkan menjadi semangat baru dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di Aceh. Ia berkomitmen agar olahraga di daerah ini mampu bersaing secara sehat dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi, serta membangun tata kelola organisasi yang profesional dan transparan. Fokus utama kami saat ini adalah mempersiapkan atlet-atlet terbaik Aceh menuju PON XXII NTT–NTB Tahun 2028,” tegasnya.
Pon Yaya juga menegaskan bahwa keberhasilan di bidang olahraga tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang erat dan saling mendukung dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, KONI, induk cabang olahraga, dunia usaha, hingga masyarakat luas.
“Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, saya optimistis Aceh mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dan mencapai hasil yang lebih baik pada ajang nasional mendatang,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Penghargaan yang diterima Ketua KONI Aceh ini menjadi bukti nyata pengakuan atas komitmen yang teguh dalam membangun sistem olahraga yang lebih kuat dan berkelanjutan. Hal ini sekaligus mempertegas langkah Aceh dalam menatap PON 2028 dengan persiapan yang matang dan target prestasi yang lebih tinggi dari sebelumnya.(Jufri).
