News Citra Aceh

Kadis Perkebunan Aceh Utara Buka Pelatihan Petani Kakao: Sektor Perkebunan Jadi Tiang Penopang Ekonomi Pedesaan


(Teks: photo bersama pihak dinas dan petani).

KUTAMAKMUR, News Citra Aceh — Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Utara didukung Distanbun Aceh resmi membuka kegiatan pelatihan bagi petani dan pelaku agribisnis komoditas kakao, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Gampong Alue Rambee, Kecamatan Kutamakmur, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari lima kecamatan, yaitu Kecamatan Sawang, Tanah Luas,Nisam Antara, Langkahan  dan Kutamakmur.

 

Upacara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Tgk Imum Syiek Mesjid Alue Rambee, para Tuha Peut mewakili geuchik Gampong, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan ini.

 

Kepala Dinas Perkebunan dan perawatan hewan Aceh Utara, Erwandi, S.P. M.Si., dalam sambutannya sekaligus membawakan materi pengembangan kakao di Aceh Utara, menegaskan bahwa sektor perkebunan memegang peranan yang sangat vital dan strategis. "Sektor perkebunan menjadi sangat penting dalam pemeliharaan kakao karena merupakan sumber peningkatan perekonomian masyarakat di pedesaan. Ketika ekonomi lumpuh dari sisi lain, yang tetap kokoh adalah sektor perkebunan dan pertanian," ujar Erwandi.

 

Lebih lanjut, Erwandi menyampaikan bahwa pengembangan komoditas kakao sejalan dengan visi Bupati Aceh Utara untuk mewujudkan Aceh Utara yang Bangkit. "Inilah tujuan Bupati, melalui pengembangan kakao dan komoditas perkebunan lainnya, kita ingin membangun kemandirian ekonomi masyarakat yang kuat dan berkelanjutan," tambahnya.

 

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kepala Bidang terkait Sabri, S.Hut., M.M., serta Ketua Bidang Pertanian dan Pelatihan Aceh, Ibu Butet Hartati, yang dalam kesempatannya memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya pelatihan yang dinilai sangat tepat sasaran ini. Keterlibatan aktif pihak Dinas Perkebunan Provinsi Aceh dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk memajukan sektor perkebunan di wilayah Aceh Utara.

 

Penting disampaikan, sumber anggaran penyelenggaraan pelatihan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), dengan dukungan penuh dari Dinas Perkebunan Provinsi Aceh. Hal ini menjadikan kegiatan pelatihan sebagai wujud sinergi kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan masyarakat Aceh Utara.

 

Dalam sesi pemberian materi, narasumber yang dihadirkan merupakan para praktisi dan ahli di bidang perkebunan kakao, antara lain Idris dari Pidie Jaya, Sulaiman dari Kabupaten Pidie, Ibu Poppi yang menyampaikan materi tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman dari Dinas Tingkat Provinsi Aceh, Irwan Coklalate yang membahas teknik pengolahan kakao, serta Dwi Taufiq.S.P sebagai penyuluh pertanian lapangan  yang memaparkan aspek pendampingan kepada petani.

 

Pada momen istimewa, Kepala Dinas Perkebunan Aceh Utara juga melakukan penyerahan secara simbolis Kartu Identitas Petani (KIP) kepada para peserta, sekaligus menandai dimulainya sesi praktik langsung yang akan dipandu oleh para narasumber di lokasi. Pemberian KIP ini diharapkan dapat memudahkan petani dalam mengakses berbagai program bantuan, pelatihan, dan layanan pendukung dari pemerintah.

 

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Diharapkan melalui pelatihan ini, para petani kakao di tiga kecamatan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, sehingga komoditas kakao benar-benar menjadi komoditas unggulan yang mampu mengangkat taraf hidup masyarakat di wilayah pedesaan Aceh Utara.

 

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, dukungan aparatur gampong, serta para petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi di tingkat desa. (Jufri)

Lebih baru Lebih lama