![]() |
| (Brosur Surya) |
BANDA ACEH, News Citra Aceh – Penanganan banjir besar yang melanda Aceh mendapat apresiasi tinggi dari pegiat kebencanaan nasional, Brosur Surya. Ia menilai, kepemimpinan Posko Tanggap Darurat yang dikendalikan Pemerintah Aceh termasuk salah satu yang terbaik yang pernah ia saksikan selama terlibat dalam berbagai penanganan bencana di berbagai daerah Indonesia.
Sejak penetapan status darurat bencana banjir, Pemerintah Aceh menunjukkan sistem komando yang terorganisir dengan baik. Posko utama yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, mampu secara efektif mengoordinasikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah Aceh (SKPA), serta memperkuat kolaborasi erat dengan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurut Brosur, koordinasi yang solid dan komando yang jelas menjadi faktor penentu utama keberhasilan penanganan bencana kali ini.
Di sisi lain, Brosur juga sangat mengapresiasi aksi proaktif Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, bersama Wakil Gubernur (Wagub) Fadhlullah (Dek Fadh), yang sigap turun langsung ke lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung. "Sementara Sekda M Nasir memimpin operasional dari posko utama. Ini merupakan kolaborasi yang cukup efektif dan efisien. Gubernur dan Wagub menyapa langsung korban, mendengar keluhan serta memberikan semangat, sementara Sekda mengkoordinir alur bantuan dan operasional dari posko," urai Brosur.
Ia menyebutkan, pembagian peran yang jelas ini dinilai sangat efektif karena kebijakan yang diambil oleh pemimpin daerah dan pelaksanaan operasional dapat berjalan seiring dan sinkron. Brosur menyaksikan secara langsung bagaimana Sekda M Nasir mampu mempercepat proses pemulihan infrastruktur penting seperti akses jalan dan penerangan, serta memastikan distribusi logistik bantuan seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat dapat menjangkau masyarakat terdampak secara cepat dan merata ke seluruh wilayah yang terkena dampak.
Kolaborasi dengan Relawan Perkuat Penanganan Bencana
Selain unsur pemerintah, peran aktif relawan dari berbagai organisasi masyarakat sipil (ORMAS), termasuk Forum Pengurangan Risiko Bencana Aceh (Forum PRB Aceh), turut digerakkan secara terpadu dalam penanganan banjir. Hal ini membuat penanganan bencana berlangsung secara kolaboratif, melibatkan banyak pihak dan sekaligus memperkuat solidaritas sosial antar warga masyarakat.
Brosur Surya yang memiliki pengalaman luas menangani bencana di berbagai daerah seperti Palu (Sulawesi Tengah), Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Ciganjur (Jakarta), menegaskan bahwa kepemimpinan yang kuat dari posko tanggap darurat adalah kunci utama keberhasilan dalam menghadapi situasi darurat.
Ia menilai, banjir di Aceh kali ini memiliki tantangan yang cukup besar karena menghantam wilayah pesisir timur dan tengah provinsi – yang merupakan pusat aktivitas ekonomi serta jalur transportasi utama Aceh. Meski demikian, kekompakan antar unsur dan kepemimpinan yang tegas membuat respons penanganan bencana tetap berjalan dengan baik.
"Meski masih ada beberapa kekurangan yang memang wajar terjadi dalam penanganan bencana skala besar, hal terpenting adalah adanya kepemimpinan yang jelas, koordinasi yang terstruktur, serta kemampuan untuk menggerakkan semua unsur masyarakat bersama-sama," ujarnya.
Penilaian dari pegiat kebencanaan nasional ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Posko Tanggap Darurat Aceh telah memberikan dampak nyata dalam mempercepat proses penanganan banjir dan memastikan kehadiran pemerintah yang dekat dengan masyarakat terdampak.(Jufri).
