News Citra Aceh

Kapolres Lhokseumawe Penuhi Janji Lama, Kunjungi dan Beri Perhatian Khusus Remaja Bernama Serupa

 


LHOKSEUMAWE, News Citra Aceh – Sebuah kisah persahabatan andai kata that terjalin sejak belasan tahun silam kembali terungkap dan menjadi perhatian. Hal ini terungkap saat Kapolres Lhokseumawe, Dr. Ahzan, SH, SIK, MSM, MH, melakukan kunjungan istimewa ke kediaman Tgk Muh di Desa Alur Dua wilayah Krueng Tuan, Aceh Utara, pada Minggu, 17 Mei 2026. Kunjungan ini bukan sekadar kegiatan kedinasan biasa, melainkan wujud nyata ikatan persaudaraan yang telah terjalin erat sejak tahun 2014 silam.

 

Kisah bermula tepatnya pada tahun 2014. Saat itu, Ahzan masih menjabat sebagai Kepala Satuan Intelijen di wilayah tersebut. Hubungan keduanya sudah terjalin sangat akrab, bukan sekadar hubungan antar sesama warga atau kenalan biasa, melainkan sudah layaknya saudara kandung. Keakraban yang terbangun saat itu menjadi pondasi kuat yang tak tergerus waktu meski tahun demi tahun terus berlalu.

 

Di tengah kedekatan hubungan itu, anak kandung Tgk Muh diketahui sedang mengandung. Momen inilah yang melahirkan pesan berharga dari Tgk Muh kepada putrinya. Saat itu ia berpesan, “Bila anak ini lahir, berikanlah nama Ahzan.” Pesan itu disampaikan dengan harapan agar cucunya kelak tumbuh menjadi sosok yang memiliki karakter dan kualitas yang sama dengan Ahzan, yang kala itu sudah dikenal sebagai aparat yang disiplin dan berdedikasi tinggi mengabdi kepada masyarakat.

 

Dalam percakapan yang penuh kehangatan itu, Tgk Muh kembali menegaskan pesannya dengan sungguh-sungguh. Ia bertekad, apabila cucu yang sedang dikandung itu lahir ke dunia, nama anak tersebut harus sama persis dengan nama Ahzan. Keputusan pemberian nama itu sama sekali bukan tanpa alasan, melainkan bentuk penghormatan tulus sekaligus wujud harapan besar yang tertanam di dalam hatinya.

 

Tgk Muh menjelaskan alasannya dengan tegas, bahwa sosok anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah panutan yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurut pandangannya, sosok seperti Ahzan yang dikenal berintegritas dan penuh pengabdian adalah teladan yang pantas dijadikan acuan menjalani kehidupan. Oleh sebab itu, nama itu dipilih agar sang cucu kelak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter mulia dan berguna bagi banyak orang.

 

Bertahun-tahun telah berlalu sejak pesan itu diucapkan, dan waktu akhirnya menjawab segala harapan yang disampaikan saat itu. Anak yang lahir dan diberi nama Ahzan itu kini telah tumbuh menjadi seorang remaja berusia 15 tahun. Fakta inilah yang kemudian menggerakkan hati Kapolres Lhokseumawe saat ini, Dr. Ahzan, untuk datang dan menunaikan janji serta mengenang sejarah persahabatan yang terjalin di masa lalu.

 

Dalam kunjungan istimewa yang dilakukan hari itu, Kapolres Lhokseumawe tidak datang sendirian. Ia didampingi langsung oleh jajaran personel dari Tim Vespa Polres Lhokseumawe. Kedatangan rombongan ini disambut hangat oleh seluruh keluarga besar Tgk Muh. Momen itu menjadi bukti nyata bahwa kenangan dan janji yang terucap bertahun-tahun silam masih terjaga baik dan tidak terlupakan hingga hari ini.

 

Tujuan utama kedatangan Kapolres ke kediaman keluarga itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus memberikan perhatian nyata kepada remaja bernama Ahzan beserta keluarganya. Kehadiran pimpinan kepolisian ini menjadi momen yang penuh haru dan kebanggaan bagi keluarga Tgk Muh, mengingat sosok yang dijadikan nama bagi anak itu kini hadir langsung di hadapan mereka dalam jabatan tinggi dan penuh tanggung jawab.

 

Selain bersilaturahmi, Kapolres Lhokseumawe juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako yang layak dan bermanfaat. Bantuan itu diserahkan secara langsung oleh Dr. Ahzan bersama anggota Tim Vespa sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan keluarga tersebut. Langkah ini diambil untuk meringankan beban hidup mereka, sekaligus menyampaikan rasa hormat kepada tokoh masyarakat yang senantiasa menjaga keutuhan persahabatan selama bertahun-tahun.

 

Kasi Humas Polres Lhokseumawe, Salman, mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada awak media di lokasi kegiatan pada hari Minggu itu. Salman menjelaskan, kegiatan ini murni didasari oleh ikatan persaudaraan yang telah terjalin lama, serta keinginan tulus Kapolres untuk mengenang dan mewujudkan ingatan masa lalu yang penuh makna itu. Ia juga menegaskan bahwa sosok Kapolres dikenal sebagai pemimpin yang tidak pernah melupakan sejarah maupun hubungan baik yang terjalin dengan masyarakat.

 

Menurut penjelasan Salman, pemberian nama tersebut sejatinya merupakan wujud kepercayaan besar dari masyarakat terhadap institusi Polri. Hal ini kemudian menjadi semangat tersendiri bagi seluruh jajaran kepolisian di Lhokseumawe untuk terus bekerja lebih baik, senantiasa menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta menjadi teladan nyata sebagaimana yang diharapkan oleh tokoh masyarakat saat memberikan nama anaknya mengikuti nama sosok aparat tersebut.

 

Kegiatan kunjungan dan penyerahan bantuan itu berlangsung dengan suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, dan menyentuh hati. Kapolres berharap, remaja bernama Ahzan itu kelak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berakhlak mulia, serta mampu membanggakan kedua orang tua dan masyarakat di lingkungannya, persis sesuai dengan harapan besar yang pernah diucapkan oleh kakeknya belasan tahun silam. (Jf).

Lebih baru Lebih lama