News Citra Aceh

Arafat Ali & Anggota DPRK Aceh Utara Blusukan ke Stan UMKM Milad ke-800 Samudera Pasai: Momentum Sejarah Harus Beri Dampak Nyata Ekonomi Rakyat

 


LHOKSUKON, News Citra Aceh – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, bersama sejumlah anggota dewan meninjau langsung stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berdiri di halaman Kantor Bupati Aceh Utara dalam rangkaian peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai.

 

Turut hadir dalam kunjungan tersebut anggota DPRK Bukhari, S.E., serta politisi Partai Aceh H. Anwar Risyen atau yang akrab disapa Haji Wan, juga Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Utara. Kegiatan ini turut didampingi unsur Sekretariat DPRK Aceh Utara.

 

Blusukan jajaran wakil rakyat ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam gelaran berlangsung tujuh hari tujuh malam. Jumlah pelaku usaha yang tampil diproyeksikan mencapai 800 orang, yang berasal dari 27 kecamatan di seluruh Aceh Utara, belum termasuk kelompok binaan dinas terkait.

 

Para anggota dewan berkeliling melihat-lihat sekaligus berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha. Beragam produk unggulan dipajang, mulai dari kerajinan tangan khas daerah, aneka kuliner dan makanan olahan, hingga produk berbasis hasil pertanian serta perkebunan warga.

 

Kehadiran para wakil rakyat ini menegaskan dukungan politik terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM. Sektor ini dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah secara merata.

 

Salah satu anggota DPRK Aceh Utara menyampaikan pandangan bahwa momentum peringatan 8 abad Samudera Pasai tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial semata. Gelaran ini harus mampu memberikan dampak yang nyata dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal.

 

Oleh karena itu, dewan menegaskan pembinaan yang berkelanjutan, kemudahan perizinan, peningkatan kualitas produk, penguatan kemasan, hingga perluasan jaringan pemasaran perlu terus didorong dan diperjuangkan bersama-sama.

 

Hingga hari keempat pelaksanaan, pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme pengunjung yang tinggi. Sejumlah stan terlihat sibuk melayani pertanyaan sekaligus mencatat transaksi jual-beli yang terus berlangsung.

 

Rangkaian kegiatan ini terselenggara berkat dukungan luas dari berbagai pihak, meliputi instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta unsur parlemen dan masyarakat.

 

Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, dalam sambutan pembukaan Senin malam lalu menegaskan, seluruh rangkaian Milad ke-800 Samudera Pasai ini tidak menggunakan anggaran APBK Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan berlangsung murni berkat dukungan dan partisipasi sukarela dari berbagai pihak. (Adv).

Lebih baru Lebih lama