News Citra Aceh

Usai Paripurna DPRA, Pon Yaya Nikmati Sate Apaleh Bareng Mualem: Rotasi Adalah Dinamika Organisasi

 

Teks: ( Mualem, Bunda Salma dan Saiful Bahri/ Pon Yaya menikmati sate apaleh Usai Paripurna).

 

Banda Aceh, News Citra Aceh – Suasana akrab dan santai terlihat usai rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu (20/5/2026) sore. Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Saiful Bahri atau yang akrab disapa Pon Yaya, terlihat menikmati kuliner khas Aceh, sate Apaleh Geureugok, bersama Gubernur Aceh sekaligus Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan anggota DPRA lainnya, Salmawati (Bunda Salma), di kawasan Banda Aceh.

 

Kebersamaan ini berlangsung tak lama setelah sidang paripurna yang mengagendakan penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025. Di tengah santapan, ketiganya tampak berbincang hangat, seolah menghapus jarak meski baru saja terjadi pergantian struktur di internal fraksi.

 

Dalam rapat paripurna tersebut, Fraksi Partai Aceh secara resmi melakukan rotasi dua anggota di jajaran Badan Anggaran (Banggar) DPRA. Pon Yaya yang sebelumnya menjabat di lembaga tersebut digantikan oleh Bunda Salma. Sementara itu, posisi T. Heri Suhadi (Abu Heri) diserahkan kepada Azhari M Nur (Haji Maop).

 

Menanggapi keputusan partai yang memutasikan dirinya dari Banggar, Pon Yaya menyikapinya dengan sikap dewasa dan penuh keterbukaan. Ia menilai pergantian jabatan merupakan hal yang lumrah dan menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika dalam sebuah organisasi politik.

 

“Rotasi dan penugasan dari partai adalah hal biasa. Saya memahami itu sebagai bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan perjuangan partai. Sebagai kader, saya tetap patuh dan siap menjalankan tugas apa pun yang dipercayakan pimpinan,” ungkap Pon Yaya saat ditemui di lokasi.

 

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pucuk pimpinan Partai Aceh atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan selama ini. Secara khusus, Pon Yaya menyebut peran Mualem dan Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub Abbas (Abuwa), yang senantiasa memberikan arahan dan bimbingan kepadanya.

 

“Saya berterima kasih kepada Mualem dan Abuwa atas bimbingan serta kepercayaan kepada saya selama ini. Apa pun keputusan partai, saya siap menjalankannya demi perjuangan Partai Aceh dan kepentingan rakyat Aceh,” tegasnya.

 

Meski sudah tidak lagi duduk di Banggar, Pon Yaya menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja maksimal. Ia akan terus fokus menjalankan amanah sebagai anggota DPRA serta memberikan dukungan penuh terhadap agenda pemerintahan Mualem dan seluruh langkah politik Partai Aceh di parlemen demi kemajuan daerah.(Jf).

Lebih baru Lebih lama